Sabtu, 07 Maret 2015

Sultan Brunei Incar Batu Mulia Suroto Seharga Rp 2,5 Miliar


Senin, 22 September 2014 09:59 WIB


Sultan Brunei Incar Batu Mulia Suroto Seharga Rp 2,5 Miliar
Tribun Jogja
Batu akik senilai lebih dari Rp 2 miliar. 
Laporan Wartawan Tribun Jogja, M Nur Huda
TRIBUNNEWS.COM, JOGJA - Di dunia ada ribuan batu mulia, namun hanya sekitar 174 jenis batu mulia dan batu akik yang dikenal kondang namanya. Beberapa di antaranya ditemukan di Afrika, Myanmar (Burma), Thailand, Iran hingga daerah pecahan negara Rusia, serta Asia Tenggara.

Warga Pekanbaru Dilanda Demam Batu Akik


Wanda Indana - 07 Maret 2015 15:19 wib
Pedagang batu akik di Pekanbaru menjamur -- FOTO: MTVN/Wanda Indana
Pedagang batu akik di Pekanbaru menjamur -- FOTO: MTVN/Wanda Indana
Metrotvnews.com, Pekanbaru: Demam batu akik tengah melanda seluruh wilayah Indonesia. Tak terkecuali warga Pekanbaru, Riau.

Animo masyarkat setempat begitu tinggi. Sejumlah ruas jalan di kota itu mendadak dipenuhi para pedagang batu akik seperti di kawasan Panam. Mereka menjajakan barang dagangan batu akik dengan menggunakan meja dan wadah.



Yono, 34, salah seorang pedagang batu akik, mengaku sudah mulai menjual batu akik sejak Desember 2014 lalu. Dia mengaku, penghasilan menjual batu akik bisa mencapai Rp1 juta per hari.

Potensi Batu Mulia Ada di Seluruh Provinsi Kecuali Jakarta


Triyanisya - 26 November 2014 15:29 wib
Ilustrasi: MI
Ilustrasi: MI

Batu topaz-batu ratna cempaka



Batu topaz terdiri dari alumunium oxide dan kiezelzuur. Batu topaz mempunyai nilai keras 8 berdasarkan daftar keras Mohs, mereka menempati di urutan ke empat setelah 
batu intan, corundum dan chrysoberyl. Batu topaz di Indonesia dikenal dengan berbagai nama seperti daud, mirah cempaka dan batu selong. Walaupun batu topaz termasuk batu yang amat keras namun batu tersebut tidak boleh terbentur terlampau keras juga dan dalam perubahan suhu yang hebat secara tiba-tiba dapat membuat batu topaz retak.

10 jenis batu istimewa yg di gemari

Jenis Batu Mulia

Peminat batu mulia di Indonesia merupakan salah satu jenis pangsa pasar yang potensial. Sebagai negara yang banyak menghasilkan hasil tambang terbaik, di kelasnya seperti berikut :
1. Batu berlian
Berlian tidak hanya cocok dikenakan pada perhiasan namun perhiasan yang disematkan batu berlian memiliki nilai jual yang sangat tinggi yang juga melambangkan kemewahan yang membuat batu berlian banyak diminati.
2. Batu safir
Batu safir merupakan jenis batu cincin yang paling diminati dan sudah tidak asing di Indonesia. Batu safir dipercaya memancarkan aura untuk mengembangkan daya pikir baru yang menggambarkan kekekalan. Beberapa jenis bati safir pada perhiasaan seperti blue saphirre, yellow sapphire, black shappire dan burma shappire.
Jenis batu mulia ini banyak digunakan pada perhiasan cincin untuk pria yaitu batu akik. Jenis batu akik tersebar di seluruh Indonesia yang berasal dari mikro kristal kuarsa dengan kehalusan dan tingkat kecerahan warnanya. Keistimewaan batu akik terletak pada makna yang terkandung pada khasiat batu akik tersebut.
4. Batu zamrud
Warna batu kehijauan yang melambangkan zamrud khatulistiwa ini cukup terkenal dan diminati hingga mancanegara. Batu zamrud memang secara pembentukan berwarna hijau yang menggambarkan kemakmuran dan keanggunan pada yang memakainya.

Garnet-baiduri delima



Semua batu biduri delima (garnet) mengandung campuran keizelzuur, sedangkan komposisi batu biduri delima sama sulitnya dengan 
batu tourmaline. Batu garnet mempunyai nilai keras 6-7.5 berdasarkan daftar keras Mohs. Batu garnet relatif keras dan sangat reflektif, meskipun beberapa varietas garnet lebih rapuh dibandingkan dengan yang lainnya.

Pada umumnya batu garnet sangat mengkilau warnanya dan tembus cahaya. Hampir semua batu garnet mempunyai warna yang dalam dan bermacam-macam warnanya kecuali biru (langka). Di Indonesia batu garnet ini diberi nama bermacam-macam seperti manilam anggur, biduri delima, biduri anggur, dan mirah anggur. Biasanya warna batu garnet yang paling disukai adalah warna merah gelap dan kadang-kadang hitam, batu macam itu dinamakan pyrope.

Pembentukan 

Pembentukan garnet selalu terjadi dalam batuan metamorf. Batu metamorf merupakan batuan yg terbentuk dari lava atau batuan sedimen, yang telah metamorphosized atau berubah karena suatu kekuatan alam. Kekuatan yang paling umum adalah tekanan, panas atau kombinasi keduanya. Kondisi tertentu bisa membentuk garnet di dalam batu metamorf seiring berubahnya batuan tersebut. Sebagai hasilnya, batu ini umumnya ditemukan di batu seperti gneiss dan sekis. Semua garnet mengkristal dalam sistem kristal isometrik (berarti bahwa kesetaraan dalam dimensi, seperti kubus, segi delapan atau dedocahedron). 

Batu Permata Phyrope Garnet Natural Phyrope Garnet, Batu Permata Garnet


Dimensi: 8 x 6 x 3 mm, est
Berat: 1.5 cts, est
Warna: Red
Bentuk: Oval Cut
Dijamin natural (asli) bukan sintetis, jika terbukti sintetis uang kembali 100% dengan syarat menunjukan bukti memo/sertifikat.
Batu permata merupakan sebuah benda berharga yang mengandung bahan mineral, dan dibentuk dari hasil proses geologi. Unsurnya sendiri terdiri dari satu atau beberapa komponen kimia yang memiliki nilai jual yang tinggi, dan banyak diminati oleh para pemburu benda berharga seperti kolektor. Batu permata yang seringkali ditemukan di pasaran adalah jenis batu permata yang biasanya telah melalui proses pemolesan sebelum dijadikan suatu barang perhiasan.
Dalam penilaian manusia ada beberapa jenis batu yang sangat digemari, yaitu Berlian, Jambrut, Mira, Mata Kucing, dan Safir. Di samping jenis-jenis tersebut masih banyak pula yang digemari orang, terutama di Indonesia, seperti kecubung, pirus, kalimaya dan berbagai jenis akik dengan berbagai penamaan yang diberikan oleh para penggemarnya.

Batu Akik Biduri Sepah


Dimensi: 18 x 13 x 6 mm, est
Warna: Coklat-Hitam
Bentuk: Cabochon
Dijamin natural (asli) bukan sintetis, jika terbukti sintetis uang kembali 100% dengan syarat menunjukan bukti memo/sertifikat.
Batu permata merupakan sebuah benda berharga yang mengandung bahan mineral, dan dibentuk dari hasil proses geologi. Unsurnya sendiri terdiri dari satu atau beberapa komponen kimia yang memiliki nilai jual yang tinggi, dan banyak diminati oleh para pemburu benda berharga seperti kolektor. Batu permata yang seringkali ditemukan di pasaran adalah jenis batu permata yang biasanya telah melalui proses pemolesan sebelum dijadikan suatu barang perhiasan.
Dalam penilaian manusia ada beberapa jenis batu yang sangat digemari, yaitu Berlian, Jambrut, Mira, Mata Kucing, dan Safir. Di samping jenis-jenis tersebut masih banyak pula yang digemari orang, terutama di Indonesia, seperti kecubung, pirus, kalimaya dan berbagai jenis akik dengan berbagai penamaan yang diberikan oleh para penggemarnya.
Bagi mereka yang mau membeli dengan harga tinggi disebabkan oleh beberapa hal, misalnya senang kepada warnanya, kemurniannya, modelnya, besarnya, langkanya, sternya (sinar yang bergerak-gerak di batunya), tetapi ada pula orang yang memakainya karena batunya dirasakan membawa rejeki/hoki, menyehatkan tubuhnya, menimbulkan rasa sayang dari orang lain, dan sebagainya.
Apakah hal tersebut benar atau tidak? Apakah batu permata bisa mempengaruhi hal baik atau buruk bagi pemakainya? dan masih banyak lagi pertanyaan tentang hal tersebut. Dalam tulisan ini penulis akan menjabarkan pengaruh batu permata bagi kita sebagai pemakainya.

Batu Permata Sapphire


Dimensi: 12 x 10 x 6 mm, est
Berat: – cts, est
Bahan Ring: PERAK
Ukuran Ring: 18
Dijamin natural (asli) bukan sintetis, jika terbukti sintetis uang kembali 100% dengan syarat menunjukan bukti memo/sertifikat.
Batu permata merupakan sebuah benda berharga yang mengandung bahan mineral, dan dibentuk dari hasil proses geologi. Unsurnya sendiri terdiri dari satu atau beberapa komponen kimia yang memiliki nilai jual yang tinggi, dan banyak diminati oleh para pemburu benda berharga seperti kolektor. Batu permata yang seringkali ditemukan di pasaran adalah jenis batu permata yang biasanya telah melalui proses pemolesan sebelum dijadikan suatu barang perhiasan.
Dalam penilaian manusia ada beberapa jenis batu yang sangat digemari, yaitu Berlian, Jambrut, Mira, Mata Kucing, dan Safir. Di samping jenis-jenis tersebut masih banyak pula yang digemari orang, terutama di Indonesia, seperti kecubung, pirus, kalimaya dan berbagai jenis akik dengan berbagai penamaan yang diberikan oleh para penggemarnya.
Bagi mereka yang mau membeli dengan harga tinggi disebabkan oleh beberapa hal, misalnya senang kepada warnanya, kemurniannya, modelnya, besarnya, langkanya, sternya (sinar yang bergerak-gerak di batunya), tetapi ada pula orang yang memakainya karena batunya dirasakan membawa rejeki/hoki, menyehatkan tubuhnya, menimbulkan rasa sayang dari orang lain, dan sebagainya.
Apakah hal tersebut benar atau tidak? Apakah batu permata bisa mempengaruhi hal baik atau buruk bagi pemakainya? dan masih banyak lagi pertanyaan tentang hal tersebut. Dalam tulisan ini penulis akan menjabarkan pengaruh batu permata bagi kita sebagai pemakainya.